Refleksi Fotografi Dan Jenis-jenisnya

Reflection Fotografi

Menjadi fotografer harus memiliki kepekaan yang tinggi. Karena, apa saja yang ada di sekitar kita, sejatinya bisa dijadikan objek foto. Salah satunya yaitu genangan air. Jenis fotografi yang memanfaatkan genangan air sebagai medianya adalah refleksi fotografi.

Jenis foto ini memanfaatkan pantulan cahaya melalui media tertentu seperti air, kaca, bahkan layar smartphone. Seperti namanya, refleksi memang diartikan sebagai gerakan, pantulan, cerminan atau gambaran.

Refleksi fotografi memiliki keunikan tersendiri, yakni foto yang dihasilkan akan lebih dramatis dan memiliki kesan 3 dimensi. Karena warna dan elemen di dalamnya akan digandakan. Penggandaan dari pantulan tersebut bisa menjadi subjek utama (Point Of Interest) atau hanya subjek pelengkap saja.

Dikutip dari www.semarangkota.com jenis refleksi fotografi dibagi dalam beberapa jenis lainnya.

Baca juga: Mengenal Leading Line, Garis Imajiner Foto

Pertama, refleksi alam. Pada refleksi alam tentu seorang fotografer harus memahami alam sekitar, kira-kira objek apa yang bisa dijadikan foto refleksi. Misalnya seekor harimau yang sedang minum di danau, atau pohon di tengah sawah yang hendak di tanam padi.

Kedua, refleksi arsitektur. Seperti yang kita ketahui, arsitektur fotografi berarti memanfaatkan bangunan. Pada refleksi arsitektur, fotografer bisa memanfaatkan pantulan dari bangunan megah seperti gedung.

Ketiga, refleksi sureal. Contoh yang paling sering kita temui adalah aktivitas seseorang yang diabadikan dengan media genangan air bekas hujan. Sebenarnya jenis ini cukup sulit, karena kita harus memiliki kepekaan artistik.

Keempat, refleksi abstrak. Corak warna pada suatu bangunan atau objek lain yang memiliki nilai-nilai abstrak bisa dijadikan objek untuk jenis refleksi ini.

Baca juga: Still Life Photography, Menghidupkan Yang Mati

Langkah awal untuk mendapatkan objek refleksi fotografi adalah dengan mengamati lingkungan sekitar. Kira-kira adakah yang bisa dijadikan bahan refleksi fotografi?

Phonegrapher bisa menambah wawasan tentang refleksi fotografi dengan mencarinya di internet, dan yang paling penting adalah mempraktikannya. Tulisan di atas hanyalah bagian kecil yang diketahui, Semoga membantu.

Admin.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.