Memahami Point of Interest Foto

 

Jika kita membaca artikel, atau akan membuatnya, maka kita harus menentukan terlebih dahulu ide pokoknya. Begitupun dengan fotografi. Ketika ingin membidik suatu objek, kita harus tentukan terlebih dahulu dimana titik fokusnya. Titik fokus ini yang dinamakan Point of Interest.

Secara sederhana, Point of Interest (POI) adalah titik fokus pada subjek utama foto yang membuat foto tersebut memiliki arti. POI akan mempermudah orang yang melihat foto tersebut untuk memahami konteks secara keseluruhan dalam sekali pandang. Bagi phonegrapher, hal ini juga bermanfaat untuk merekan sebuah kejadian dengan cepat.

POI dalam satu foto tidak dibatasi jumlahnya. Selagi subjek foto tidak bertabrakan (sulit diambil titik fokusnya) maka sah-sah saja jika dalam satu foto ada dua atau tiga titik fokus. Karena, pada dasarnya POI adalah elemen yang harus saling mengisi dan memiliki keseimbangan.

Lantas bagaimana menempatkan POI yang tepat? Sebenarnya tidak ada aturan baku soal ini. Tapi jika merujuk pada fotografer professional, mereka menempatkan POI pada Rules of Third. Namun, jika phonegrapher ingin keluar dari aturan tersebut tidak masalah. Tentunya dengan tujuan menambah kreatifitas.

Baca juga: Apa itu Rules of Third?

Memilih POI saat hunting perlu kejelian serta insting yang tajam. Hal ini bisa terbangun jika kita sering mempraktikannya. Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh foto dengan POI yang berbeda.

Pertama adalah foto close up. POI pada foto close up bisa bermacam-macam, mulai dari mata, ekspresi wajah dan lain sebagainya.

Kedua, bayangkan jika foto di atas hanya tembok saja, tidak ada subjek (orang berjalan). Maka foto akan terlihat mati dan membingungkan.

Ketiga, subjek utama yang melempar sampah ke tempat sampah, akan membuat siapa saja yang melihat akan mengetahui kegiatan apa yang sedang ia lakukan.

Baca juga: Mengenal Leading Line, Garis Imajiner Foto

Foto di atas hanyalah bagian kecil dari penerapan Point of Interest dalam fotografi. Phonegrapher bisa mengeksplorenya lebih luas dengan kreatifitas masing-masing.

Admin.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.